Latar Belakang
Ini adalah Blog yang saya buat untuk pelajaran Informatika di sekolah saya. Saya mengambil tema blog ini karena saya sendiri merupakan penggemar dari Taylor Swift. Blog ini akan saya isi dengan beberapa makna lagu yang dirilis sang Superstar. Mulai dari album "Taylor Swift" hingga album "Midnight". Selain menjelaskan tentang makna mungkin di Blog ini saya akan menjelaskan tentang latar belakang mengapa Taylor Swift merilis beberapa Album-Nya.
Sudah hampir 2 dekade sang Superstar berkarir. Taylor Swift telah dinominasi sebanyak 541 kali dan memenangkan 250 penghargaan. Diantaranya ada. American music awards sampai Grammy Awards. Lagu-lagu Taylor Swift sendiri sering sekali masuk 100 billboard.
Tentang Saya
Nama: Dinda Aurell Koestantya
Lahir: Madiun, 16 Maret 2009
Asal sekolah: SMP NEGERI 1 KEDIRI
Kelas: 9 SMP
Halo halo, seperti biasa gak afdol jika kita tidak perkenalan sebelum memulai suatu hal. Jadi seperti yang bisa dilihat di biodata, namaku Dinda Aurell Koestantya. Aurell nya pake L nya dua. Aku sendiri merupakan anak tunggal. Sekarang aku hampir menyelesaikan jenjang SMP ku, yaitu sekarang aku duduk dibangku kelas 9 SMP di SMPN 1 KEDIRI. Selain pendidikan di sekolah aku juga mengikuti bimbingan belajar atau biasa disebut les. Aku les di dua tempat bimbingan, yaitu Ganesha Operation dan juga Kumon. Aku mengikuti Ganesha Operation semenjak aku kelas 6 SD, sudah sekitar 3 tahun aku bimbingan belajar di GO. Kalau di Kumon aku sudah dari naik ke kelas 1 SD, jadi sudah sekitar 9 Tahun aku di Kumon.
Mungkin banyak yang penasaran nih, kelahiran Madiun kok bisa tinggalnya di Kediri? Ada apa sih sebenarnya? Sini sini aku jawab
Jadi aku sendiri lahir di Madiun 16 Maret 2009, waktu itu Mama ku masih bekerja di Madiun sebagai Dokter Umum di RSUP dr.Soedono. Papa ku pada saat itu sudah bekerja di Kediri, namun mama belum bisa ikut papa pada saat itu. Aku dibesarkan di satu desa bernama desa Wayut selama hampir 3 tahun. Tapi kadang kadang aku juga dititipkan di almarhumah oma ku juga, yang rumahnya di sekitar lapangan gulun. Lalu pada umur 3 tahun, mama akhirnya menempuh pendidikan spesialis di Universitas Airlangga. Maka dari itu aku ikut mama pindah ke Surabaya. Aku di Surabaya sekitar hampir 4 tahun. Mulai dari aku PlayGroup sampai kelas 2 SD. Di Surabaya lah aku pertama kali bimbingan belajar, yaitu di Kumon itu.
Di Desember tahun 2016, mama akhirnya lulus pendidikan spesialis nya. Sekarang mama bukan hanya bergelar dokter namun sekarang dokter spesialis Patologi Klinik. Aku inget banget dulu waktu mama wisuda itu aku pertama kali nya ke kampus A di Universitas Airlangga. Lalu pada Januari 2017, aku sama mama akhirnya memutuskan untuk pindah ke Kediri. Akhirnya seluruh surat pindah ku di urus termasuk pindah Kumon juga.
Di Kediri, aku bersekolah dasar di SD Plus Rahmat Kota Kediri. Disitu aku memulai pembelajaran baru, pengalaman baik baru, dan pastinya pengalaman buruk baru juga. Aku termasuk korban perundungan di sana. Setiap tahun nya aku selalu terkena masalah disana. Entah karena aku gini lah gitu lah. Bahkan aku sering dikatakan caper hanya karena aku sering menjawab pertanyaan guru dan bertanya. Itu membuat aku takut untuk aktif di SD, takut di ejek lagi dan dikucilkan lagi. Aku inget juga, aku pernah di ejek pas aku jadi Ketua Kelas di kelas 5 SD. Ada satu anak yang bilang ke aku waktu itu, kalau aku gak pantes jadi ketua kelas masih pantas an dia. Ya kalo kayak gitu kenapa dulu dia gak mengajukan diri, emang aneh sih anaknya. Kecil, kemelinti, kakehan polah pokok nya anak itu.
Kalo kehidupan di SMP gimana ya? Oh tentu, lebih ruwet lagi.
Aku adalah angkatan covid-19, jadi awal masuk kelas 7 aku pembelajaran lewat daring. Waktu aku kelas 7, Organisasi Takmir mengadakan re-generasi. Aku tertarik buat ikut re-generasi nya tahun itu dan alhamdulillah aku keterima di takmir. Tetapi karena saat itu aku masih kelas 7, aku masih menjadi anggota bukan inti. Lalu saat kelas 8, aku mengikuti lagi regenerasi tahun itu. Aku keterima lagi dan menjadi calon ketua takmir. Setelah itu orasi diadakan, aku mendapatkan suara terbanyak yang membuat aku menjadi Ketua Umum Takmir 2022/2023. Tapi apakah jadi ketua itu enak dan gampang? Tentu saja tidak. Aku sering di kelilingi oleh kebingungan saat mengurus organisasi ku. Belum lagi saat mengajukan proposal di sekolah. Harus terima jika event kita gak di acc juga
Kalo pertemanannya gimana sih din? mulus mulus aja atau enggak? ya pasti gak dong. Ingat, semakin kita dewasa kita harus semakin pintar buat cari teman juga ya. Jujur aja di kelas ku itu pertemanan nya termasuk gak baik juga sih. Tapi ya kita harus lebih sabar kalo di SMP. Mending kita fokus ke pelajaran dari pada pusing ke pertemanan yang gak baik, karena pertemanan yang gak baik itu gak ada gunanya buat diri kita.
Gak kerasa udah banyak banget perkenalan-ku, mungkin segitu dulu perkenalan dari aku. See you in next blog, bye





0 komentar:
Posting Komentar